0

Aku Ingin Tertawa Tanpa Robot Balok Bertombol

Aku ingin suasan seperti dulu
Berkumpul bersama teman
Tanpa ada benda bertombol itu
Tanpa ada yang memegang benda yang bentuknya seperti balok itu

Aku ingin bergurau bersama
Aku ingin berbagi cerita
Aku ingin tertawa bersama
Tanpa suara-suara tek tek tek saat memencet qwerty

Aku ingin seperti dulu
Saat tertawa bersama
Benar-benar tertawa karena itu lucu
Bukan tawa paksaan
yang seakan-akan kalian mendengarkan aku

Aku ingin lebih banyak bercerita dengan kalian
Bukan dengan surat elektronik
Bukan dengan pesan pendek
Bukan bercoret di dinding muka buku
atau ketikan nama panggilan diikuti dengan pesan dan nantinya terbaca orang-orang di garis waktu

Aku ingin saat kita bertengkar
Benar-benar bertengkar
Tanpa sindiran 140 karakter
dan status-status yang penuh komentar

Tidak
Tidak maksudku membawa kalian ke dunia primitif
Aku hanya ingin merasakan suasana dulu
Aku ingin tertawa
yang benar-benar tertawa

0

Cara Memanfaatkan HP Sony Ericsson Sebagai Modem

1. Download Sony Ericsson PC Suite. Untuk mendownloadnya silahkan cari di google dengan keyword ‘Download Sony Ericsson PC Suite G502’. *G502 diubah sesuai dengan type hp sony ericsson anda


2. Install Sony Ericsson PC Suite.


3. Jika sudah di install hubungkan hp ke komputer/laptop dengan kabel data lalu klik Internet Connection.




4. Manage your connections.

5. Add new Connection  Next.




6. Pilih country/region ‘Indonesia’ dan service provider sesuai dengan provider yang anda gunakan.




7. Connection type pilih GPRS dan centang ‘I want to define my internet connection settings manually (login, password, APN, etc.)

8. Lalu klik NEXT hingga muncul Internet Connectioan Wizard finished lalu klik FINISH.

9. Klik 2x pada connection yang telah kita buat dan nantinya akan muncul seperti ini.


10. Selesai. HP sonyericsson siap digunakan sebagai modem :D


0

Dulu, Tanpa Simulasi Digital

Hai lihatlah kembali aku
Aku yang dulu kalian banggakan
Aku yg selalu ada di hari-hari kalian

Semudah itu di lupakan
Aku diletakan diantara barang-barang yang tak di gunakan itu
Aku bukan setumpuk sampah bau yang dengan mudahnya kalian tinggalkan

Aku tak pernah meminta kalian meninggalkan permainan digital itu
Aku tak pernah meminta kalian menjauhi obrolan elekronik itu
Aku hanya ingin mengingatkan, aku masih tetap ada

Aku tau aku kuno
Apa kalian masih ingat denganku?
Aku tau aku tak semodern permainan digital kalian
Apa kalian masih tetap mau menyebutku 'permainan'

dulu dengan bangganya kalian tunjukan aku

Ayo kita bermain bersama seperti dulu
Ayo kita tertawa bersama seperti dulu
Ayo kita bercerita bersama seperti dulu
Ayo kita bermain, bukan dari simulasi digital

0

Antara Bunga dan Akar

Satu persamaan dari dua kata itu, sama-sama bagian dari tumbuhan. Kalau di tanya pilih yang mana antara bunga dan akar mungkin mayoritas memilih bunga. Wangi, indah, bentuknya unik-unik dibanding akar yang coklat penuh tanah.

Sedikit kisah akar dan bunga. Tanpa akar tumbuhan tidak bisa hidup, tetapi tanpa bunga tumbuhan masih bisa tetap hidup. Bunga ingin selalu unggul, dari organ yang lain, dari buah, dari ranting, dari batang. Ya mungkin sesosok bunga berhasil unggul, tetapi keunggulan bunga hanya sebentar. Sepersekian hari dan nantinya akan layu. Keindahan, kecantikan, dan keharuman bunga pun tidak akan bertahan lama.

Lain halnya dengan akar. Kokoh. Biarpun ia selalu ada di bawah tanah, tak ada yang melihatnya, tak ada yang memuji tapi akar bekerja keras meresap air agar organ tumbuhan yang lain bisa tetap hidup. Keunggulan akar tertimbun oleh tanah. Tetapi dirinya bermanfaat bagi organ yang lain. Ada juga akar yang rapuh, itulah kita yang sebenarnya mempunyai kelebihan tetapi tidak bisa memanfaatkan kelebihan itu

Jika ingin menjadi bunga jadilah bunga abadi edelweis yang meskipun dipetik bunga ini tidak akan berubah bentuk dan warnanya, selama disimpan di tempat yang kering.

Intinya berfikirlah seperti akar biarpun usahanya tidak di puji dan tidak terlihat tetap lah semangat dalam berusaha, jangan menjadi bunga yang sombong dan tidak memikirkan orang lain.

0

NAMA TAK BERARTI

Sekarang, matahari masih redup
Saatnya ku menerobos jalan dengan tapakkanku

Ku mengurung niatan
Tuk dencing di alam bebas
Hanya dalam tempurung rapuh
Demi kehidupan setitik tinta
Seringkali sayatan belati berintan tajam
Menjadi sarang madah yang terhina
Teriakan dianggap isyarat

Dalam hati ku bicara :
"Katakanlah aku tak ada
Aku bukan peminta-peminta
Tak perlu kau beri lelehan lilin
Karena aku dapat melelehkannya
Meski indraku tak seutuhnya berguna"

Jeladeri masa takkan mengubah kehidupan
Namun...
Kehidupan abadi kan menunggu
disanalah tempat persada-persada yang ditinggikan

1

TRANSAKSI ILMU



Ricuh tak terelak
Riuh
Gemuruh
Kala ia tak di tempatnya
Sesaat
Berkelambu dalam sunyi
Dikala telapak kaki berdiri
di ambang pintu

Akan
Papan hitam tercoreng putih
Papan putih tercoreng hitam
Seribu wajah tepampang jelas
di hadapannya
Mulut terbuka
Terangkan dunia
Sesaat semua tediam
Berkelambu dalam kesunyian




-MEGA PUSPITA SARI-

0

SAHABAT: KITA BUKAN AKU

Pasti sering kan dengar kata ‘sahabat’ mungkin setiap hari malah. Katanya sahabat itu lebih dari teman, sahabat itu ada saat kita butuhkan, sahabat ada saat kita senang dan sedih, sahabat yang baik itu sahabat yang bisa ngertiin perasaan sahabatnya sendiri (emang ada ya sahabat yang jahat), sahabat ituyang suka sms ‘kirim sms ini ke sahabatmu’ (?). Pasti ada perasaan beda saat kita dapet ‘sms sahabat kaya’ gitu, perasaan seneng karena ternyata masih ada orang yang ngaggep kita. Well, tapi jangan di sms doang dibuktiin gitu.

Banyak yang bilang kita kan sahabat tapi please dong jangan ngomong doang (loh kenapa jadi emosi?). Tapi gue sendiri juga bukannya muna lo, gue pun kadang ada rasa males buat nolong sahabat sendiri meskipun mereka udah bantu gue. Namanya juga manusia kan. Hehe

Sering juga berpikir ‘lo udah gue tolong tapi kenapa gak mau nolong gue’ . Padahal sendirinya juga gitu mungkin lebih banyak di tolong dari pada menolong. Lebih banyak curhat dari pada dengerin curhatan sahabat. Lebih mau di hargai dari pada menghargai. Lebih sering nasehatin tapi kalo di nasehatin gak mau.

Ya pokoknya karena kita ini sama-sama manusia, sama-sama punya rasa egoisme yang tinggi belajarlah untuk saling menghargai sahabat sendiri. Dan mulailah berkata kita bukan aku. :D